Kemenangan Liverpool atas Bayern Munchen dalam ajang Audi Cup 2017 tak lantas membuat Jurgen Klopp merasa puas, sebaliknya sang pelatih tetap menunjukan sikap rendah hati dengan menyebut Munchen tak mengeluarkan segala kemampuan terbaiknya.

Diluar dugaan The Reds berhasil mencukur habis Munchen dengan skor telak 3-0. Semakin menarik ketika Klopp mengakui jika timnya belum tampil 100 persen karena faktor kelelahan. Dipertandingan yang digelar di Allianz Arena, Munchen ini Liverpool sukses membuka keunggulan melalui gol Sadio Mane di menit ketujuh, lalu disusul oleh gol Mohamed Salah dan Daniel Sturridge.

Kini skuat Liverpool bersiap menghadapi Atletico Madrid di Laga Final. Skuat Diego Simeone sendiri sukses melangkah ke partai final usai mengalahkan wakil Italia, Napoli dengan skor tipis 2-1. Namun sayang, Atletico tak akan diperkuat oleh Diego Godin akibat diganjar kartu merah oleh sang pengadil lapangan.

"Tak ada yang luar biasa karena lawan berpenampilan apa adanya, kami masih berada pada tahap persiapan dan kami masih harus berpikir tentang apa yang harus kami lakukan di setiap laganya," jawab Klopp usai pertandingan.

"Munchen terlalu banyak menguasai bola, kami pun tak bermain seperti biasa. Kami mencetak gol dua kali, tapi kami memberikan bola pada Munchen dan harus berlari terlalu banyak. Tim hanya bisa menunjukan seberapa kuat mempertahankan yang terbaik. Gol ketiga saya pikir itu baik karena terlahir dari proses serangan yang brilian,"

"Babak pertama memperlihatkan serangan balik kami, pressing defensif juga sangat bagus. Jika Anda berada satu camp, maka Anda akan menilai apa yang dihasilkan dari latihan berdampak positif,"

"Selaku orang yang bertanggung jawab terhadap tim, saya bisa katakan bahwa kami mengalami kelelahan, kami belum bisa bermain 100 persen, tapi saya lihat kami mulai menuju ke sana. Kami berlatih sangat banyak sebelum laga ini dan kami tak memiliki persiapan cukup untuk pertandingan,"

"Saya sangat puas dengan perlawanan yang Munchen berikan, meski tak sepenuhnya yang terbaik. Namun pelajaran ini akan semakin membuat kami berkembang." tutup Klopp.

Bursa transfer musim panas 2017 benar-benar menggila, beberapa klub besar Eropa telah menunjukan kekuatan baru dari segi finansial. Melihat apa yang terjadi, Steven Zhang dari Suning Grup selaku dari pemegang saham terbesar Inter Milan berjanji akan terus aktif dibursa transfer pemain.

Zhang menambahkan jika bursa transfer musim panas belum berakhir bagi Inter, sampai saat ini pihaknya diklaim tengah berusaha untuk mendatangkan beberapa pemain baru ke Giuseppe Meazza.

Bisa dilihat jika Inter tak begitu aktif dijendela transfer pemain musim ini, berbanding terbalik dengan pegerakan dari tim sekota, AC Milan yang sejauh ini telah menghabiskan lebih dari 200 juta euro untuk 10 pemain.

Catatan membenarkan jika sejauh ini Inter baru bisa mendatangkan tiga pemain baru, Daniele Padelli, Milan Skriniar dan Borja Valero. Lebih dalam jika Inter disebut akan segera menuntaskan transfer Matias Vecino yang kabarnya telah lolos tes medis.

Mencoba memberikan penegasan, orang nomor satu Inter Milan tersebut akan terus berupaya memberikan yang terbaik dalam hal mendatangkan pemain baru. Berdasarkan pengakuannya, Zhang berkata: "Terlepas dari hasil di turnamen pramusim, kami ingin memperkuat tim kami. Orang-orang yang tidak berada di kapal dengan proyek kami lebih baik meninggalkan klub, mereka yang benar-benar percaya akan hal itu akan disambut baik,"

"Nama besar jelas mempengaruhi pasar dan apa yang telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir, tapi tak masalah berapa lama waktu yang kita ambil dan nama-nama yang muncul, yang terpenting adalah apa yang diinginkan pihak serta pelatih bisa terpenuhi,"

"Mendatangkan nama besar bukan berarti akan cocok di Inter, akan menjadi lebih bagus ketika semua itu berjalan lancar sesuai harapan bersama. Mereka yang sudah masuk sejauh ini masuk dalam skuat dengan sempurna, mereka senang jadi bagian Inter, terlepas dari namanya. Akan kami lakukan sampai bursa transfer berakhir, kami belum ingin berhenti." tutup Zheng.

Giuseppe Bergomi selaku legenda Inter Milan sekaligus pengamat sepakbola Italia melihat pergerakan bursa transfer musim panas ini telah banyak memunculkan kekuatan baru. Salah satu yang menarik perhatian Bergomi adalah perekrutan Luciano Spalletti ke Inter Milan.

Sang legenda menambahkan jika dirinya memiliki keyakinan besar bahwa rekrutan terbaik Nerazzurri musim panas ini adalah Spalletti. Sejatinya dua musim terakhir posisi kepelatihan utama Inter Milan mengalami bongkar pasang, terbukti sampai saat ini mereka total sudah tiga kali melakukan pergantian pelatih.

Diawali Roberto Mancini yang dipecat untuk digantikan Frank De Boer, kemudian Inter menggantinya lagi dengan Stefano Pioli sebelum di akhir-akhir musim digantikan oleh Stefano Vecchi. Vecchi yang hanya sebagai pelatih sementara akhirnya digantikan oleh Spalletti yang tak lama memutuskan untuk angkat kaki dari AS Roma.

Melihat pergerakan transfer musim ini, maka Bergomi berpendapat bahwa Spalletti adalah rekrutan terbaik dan beruntung bagi Inter memiliki sosok pelatih berpengalaman seperti Spalletti.

"Spalletti adalah pelatih hebat, beruntung bagi Inter memiliki servisnya. Saya tak pernah meragukan bahwa dia bagus, karena saya sudah mengenal Spalletti untuk waktu lama, saya tahu apa yang dia kerjakan selama ini. Mentalitas yang akan dia tunjukan kepada Inter akan berdampak positif," ungkap Bergomi kepada wartawan.

"Tak pernah terpikir oleh saya dia akan melakukan hal yang luar biasa, namun saya memiliki keyakinan besar dimasa mendatang, setiap orang tahu betapa menuntutnya dia dan betapa gigihnya dia dengan peraturan,"

"Jika melanggar maka Anda siap menerika konsekuensinya. Skuat mereka sudah kuat sejak tahun lalu, tapi jelas peraturan yang diterapkan yang akan membedakan dan ini akan sangat menarik. Saya percaya akan banyak perubahan dalam tubuh Inter dimasa ini atau masa mendatang." tutupnya.

Sebagai legenda Manchester United, Ryan Giggs jelas memiliki kepedulian yang besar kepada mantan timnya tersebut. Untuk itu Giggs tak sungkan untuk memberikan wejangan kepada rekrutan terbaru Setan Merah macam Romelu Lukaku agar bisa sukses dipanggung Old Trafford.

Dalam hal ini, Giggs menginginkan Lukaku meningkatkan kemampuan bermainnya selama berkerja di skuat Jose Mourinho. Ketertarikan Manchester United terhadap Lukaku sendiri berdasarkan permainan apiknya selama musim kemarin. Total penyerang 24 tahun tersebut sukses membukukan gol 2 digit dipentas Premier League Inggris.

Kini bersama Manchester United, Lukaku berhasil mempertahankan ritme permainan terbaiknya dengan mencuri perhatian sejak didatangkan dari Everton, mencetak tiga gol dalam enam laga pramusim ini, meski begitu Giggs masih melihat ada yang kurang dalam diri Lukaku, untuk itu dia ingin melihat Lukaku menaikan level bermainnya.

\93Manchester butuh darah segar, ketika kepergian Zlatan Ibrahimovic menghadirkan banyak pertanyaan apakah dia perlu diganti. Romelu Lukaku akan mencetak gol, tak ada yang perlu dipertanyakan," terang Giggs.

\93Saya pikir dia harus membalikan keadaan dimusim baru nya, tapi dia sudah mencetak banyak gol di West Brom dan Everton dan akan mendapat lebih banyak peluang di Old Trafford,"

\93Datang ke Manchester United, dia akan merasakan tekanan yang belum dia rasakan bersama tim lain. Tak mungkin sama dan Anda tak mungkin bisa berada lama dengan kemampuan biasa-biasa saja.\94

Kedatangan Lukaku diharapkan bisa menggantikan mesin gol Ibra dimusim kemarin, pemain kelahiran Swedia tersebut menjadi satu-satunya penggawa Setan Merah yang mencetak gol dua digit diliga, diikuti Juan Mata di peringkat kedua,"

\93Begitu banyak kesempatan terbuang dari kami ketika berlaga dikandang, tapi ini tidak hanya masalah Lukaku, tapi seluruh tim harus siap memberikan yang terbaik untuk mencari jalan keluar menuju musim akhir. Menurut saya Lukaku akan menjadi mesin gol baru dan memiliki prospek baik di masa depan." tambah Giggs.